
TUGAS UAS PUBLIC RELATION C1
Nama : Kania Cintya Ragil Putri
Nim : 180910202021
Prodi/Fakultas : Ilmu Administrasi Bisnis / Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik
Universitas Jember
Dosen Pengampu : Dr. Selfi Budi Helpiastuti., M.Si
Hallo Semuanya, dalam kesempatan kali ini saya akan mengajak teman-teman pembaca untuk mengetahui salah satu tempat objek wisata terkenal yang ada di kabupaten Ngawi, yaitu Benteng Van den Bosch.
Benteng Van Den Bosch atau kerap dikenal masyarakat sekitar sebagai Benteng Pendem adalah sebuah bangunan peninggalan jaman Kolonial Belanda. Bangunan ini di bangun oleh Johannes Graff Van Den Bosch pada tahun 1845. Alasan masyarakat sekitar memberikan panggilan benteng pendem karena di sekeliling benteng ditemukan gumukan tanah yang menjulang tinggi sehingga menutupi bangunan benteng. oleh sebab itu masyarakat sekitar menyebutnya sebagai benteng Pendem.
Lokasi yang strategis sehingga sangat mudah ditemui yang mana benteng pendem ini terletak dibelakang pasar besar Ngawi, jika dari arah alun-alun kota Ngawi maka akan mengarah ke selatan yang bisa ditempuh dengan waktu 6 menit atau sepanjang 2,2 Km. Benteng ini memiliki ukuran bangunan yang cukup luas yaitu sekitar 150 x 80 m dengan luas tanah mencapai 15 hektar. Luasnya benteng pendem ini terbagi menjadi beberapa tempat yaitu rumah tentara militer yonarmed 12 yang terletak disekitar pintu masuk. Kemudian terdapat taman labirin yang cukup asri biasanya digunakan sebagai tempat bermain atau bersantai oleh wisatawan dan yang paling belakang adalah bangunan benteng pendem Van den Bosch. Banyak sekali objek foto yang dapat diambil oleh wisatawan tanpa biaya tambahan, hanya cukup dengan membayar tiket masuk ± Rp.5000 - Rp.10.000 pengunjung bebas memasuki kawasan taman labirin sampai dengan Benteng pendem.
Saat ini, Benteng Van den Bosch dijadikan sebagai lokasi wisata sejarah yang memiliki pesona bernuansa kolonial. Struktur bangunan yang kokoh, megah dan Kharismatik menjadikan ciri khas dari bangunan Belanda pada umumnya. Bentuk bangunan Pintu dan Jendela yang melengkung seperti colosseum yang mirip dengan bangunan di Roma Italia, sehingga memberikan suasana dan objek seperti berlibur di Eropa yang memiliki romansa vintage. Tak heran jika tempat ini menjadi daya tarik wisatawan dalam negeri mauun luar negeri, ditambah banyaknya burung dara yang berterbangan disekitar halaman bangunan menambah tempat ini cocok untuk spot foto yang begitu Instagramable.





